Langsung ke konten utama

Postingan

Yaa Nabi Salam Alaika

Postingan terbaru

Hati-Hati Motivator!!! Anda Bisa Kendor

Kalau tidak salah dengar sih, dulu beberapa motivator pernah bilang bahwa banyak yang tidak sekolah bisa sukses.

Thomas Alpa Edison ngak sekolah formal bisa jadi penemu.

Albert Einstein jadi ilmuwan hebat juga berantakan sekolahnya.

Bill Gates ngak tamat kuliah, bisa bikin perusahaan software raksasa.

Dan lain-lain.


Tapi ini semua teori aja sih. Iya kan?

Para Motivator itu menjadikan pengalaman pribadi orang berdasarkan referensi dari orang lain juga, tidak melihatnya langsung.

Teori saja kan?, hasil dari membaca atau setidaknya googling.

Para motivator itu harus punya bahan pembicaraan untuk ngoceh di atas panggung.

Motivator ngak peduli kamu bakal sukses nantinya atau tidak. Yang penting bayaran lancar kalau menghadiri seminar atau pelatihan mereka.

Super kan?


Motivator juga manusia yang butuh income buat bertahan hidup.

Mereka wajib punya trik dalam menyiasati kekurangan manusia yang ditemuinya atau dihadapinya.

Kekurangan manusia itu bisa berupa ketidakpercayaan diri.

Dari sinilah…

New Normal Dan Tidak Normal

Mungkin ini hanya istilah saja, atau bisa juga dinalar apakah yang dimaksud dengan new normal ini? apakah semua kebiasan itu akan berubah, padahal perubahan itu niscaya kan?  Perubahan pada kehidupan itu sudah merupakan hukum pasti dan itu adalah normal. Semua materi mengalami perubahan bentuk? zat air tetap ada pada air mendidih, beku di kulkas dan menguap pada tengah malam.  Bahkan kematian adalah normal-normal saja. Ada kelahiran ada kematian. Silih bergantinya malam dan siang sudah merupakan keadaan normal. Tidak ada yang baru.  Mungkin kehidupan setelah manusia mati, barulah akan mengalami hal yang tentu saja masih menjadi misteri bagi yang masih hidup di dunia. Itu pun normal adanya karena pengetahuan pasti tentang hari setelah manusia mati, masih berupa konsep-konsep ataupun masih dalam bentuk kabar, baik dari kitab suci maupun penalaran yang berkecamuk.  Tapi bisa dimaklumi bahwa perubahan gaya atau kebiasaan hidup yang dilakukan manusia selama ini membuatnya kembali terperangah. …

Menjegal Kasih

Manusia bisa survive di bumi karena keberadaan tumbuhan dan hewan serta air. Meski tumbuhan dan hewan terkesan dibantai oleh manusia, manusialah menjadi pokok utama keberadaannya di bumi. Karena manusialah yang diberikan akal pikiran dan bahkan kitab suci mengabarkan bahwa Manusia diberi peranan sebagai khalifah. 
Makanan manusia tersedia dari tumbuh-tumbuhan juga hewan. Ketika hewan dan tumbuhan tidak dikelola baik oleh manusia, alam ini akan terganggu, dan berdampak buruk bagi ketersediaan bahan makanan bagi manusia. Artinya keseimbangan alam bisa rusak.
Kalau direnungkan dengan seksama, ketersediaan makanan untuk manusia pastilah cukup dari awal. Hanya saja distribusi atau pengaturan yang sudah mengalami kekompleksan di zaman ini, sehingga ada sebagian besar manusia yang kesulitan mendapatkan bahan makanan. 
Hadirnya banyak manusia melahirkan pemikiran-pemikiran sistem ekonomi, ini mungkin sebagai usaha ingin menjawab tantangan kompleksitas kehidupan ini terkait masalah pembagian mate…

Batas Tobat

Siapa manusia saat ini yang tak pernah bersalah dalam hidupnya? Apakah ada orang yang tak permah salah? Kalau pun telah melakukan kesalahan, dan bertobat, apakah tobatnya ini benar-benar tobat yang paling hakiki?  Manusia itu makhluk yang dinamis. Jiwanya seperti gelombang, yang mengalami pasang surut. Dan tak jarang, ada yang mengaku telah bertobat tapi beberapa waktu kemudian, kembali menjadi personal yang sebelumnya. 
Apalagi sifat ke-aku-an manusia itu sangat intim. Meskipun ada kalimat bahwa "Tuhan itu dekat, bahkan lebih dekat dari urat leher" tapi faktanya, sebagian besar manusia tampak lebih nyata dirasakan "Aku"-nya daripada zat pencipta. 
Atau apakah sebagian besar manusia memang sangat sulit memahami apa itu pencipta, siapa sih pencipta itu? Sehingga yang muncul adalah keadaan bahwa dirinya lebih penting dari yang lain, bahkan yang lain wajib patuh apa yang diinginkannya. 
Maka karena itulah, aksi bunuh-bunuhan bisa terjadi. Karena merasa paling berhak dan t…

Catatan Seuprit Di Hari Ulang Tahun Presiden Jokowi

Pada ramai mengucapkan hari ulang tahun Presiden RI ke-7, Bapak H, Ir, Joko Widodo, hingga tagar #HBD59Jokowi melambung. Padahal kabarnya sih, Jokowi sendiri tidak pernah merayakan ulang tahunnya.

Nah ini persis dengan saya, tidak pernah ada perayaan ulang tahun, bahkan setelah menikah pun, saya tidak pernah merayakannya. Bukan hanya karena merasa terlalu boros untuk umur yang sebenarnya makin berkurang, tapi juga ngak ada yang berminat buat acara ulang tahun, alias orang yang ngak penting sih, untuk apa merayakan ulang tahunnya, heuheuheu.

Jadi heran juga sih, kok sekelas presiden tidak merayakan ulang tahun? apakah beliau sedang menerapkan prinsip pemimpin yang sederhana atau memang seperti yang sudah disaksikan rakyat bahwa presiden yang satu ini memang orangnya sederhana, meskipun kalau kita lihat harta kekayaan yang tercatat di situs LHKPN(elhkpn.kpk.go.id) yang saya akses hari ini, berjumlah Rp.54.718.200.893.



Jumlah kekayaan sebanyak ini kalau untuk saya pribadi saja, memang su…

Saya Justru Akan Gila Kalau Tidak Mengenal Ali Syari'ati

Pertanyaan yang kadang terlontar di benak saya jika larut malam menjelang tidur adalah "Apakah ada manusia yang tidak pernah cemas atau gelisah selama hidupnya?" Kalau ada misalnya, katakanlah orang gila.

Sebelum dicap gila dan model hidupnya berantakan, setidaknya sebelum masuk fase itu, bisa saja ia pernah cemas dengan berbagai hal yang diharapkannya tapi tak juga terwujud.

Dengan menjadi gila, saya kira kecemasan dan kegelisahannya itu pun redup senyap, seperti hening malam diiringi lantunan jangkrik, asekkk...

Apalagi yang diharapkan oleh orang yang sudah dicap gila atau memang sudah gila? atau apa yang dicari atau cita-cita apa yang akan diwujudkan kalau seseorang sudah gila? Mungkin saya berpikir "Ahh tidak mungkin ada lagi harapan-harapan dan cita-cita, gila ya gila"

Tapi kalau saya renungkan ulang, bukankah kita ini masing-masing hanya merasakan diri sendiri, apa yang dirasakan orang lain atau apa yang dirasakan oleh orang gila sekalipun, hanya dirinya yang…